Kategori: Jurnal Ilmiah
5 Kesalahan Fatal Editor Jurnal Pemula Saat Mengelola OJS
Pendahuluan Menjadi editor jurnal ilmiah adalah tanggung jawab besar. Anda tidak hanya mengelola naskah, tetapi juga menjaga kredibilitas dan kualitas publikasi jurnal. Sayangnya, banyak…
Panduan Gaya Selingkung (Style Guide) untuk Jurnal Ilmiah: Cara Editor Menjaga Konsistensi dan Profesionalisme Publikasi
Pernahkah Anda membaca sebuah artikel jurnal ilmiah yang format penulisannya berubah-ubah dari satu halaman ke halaman lain? Mungkin ada artikel yang menggunakan spasi setelah…
Mengelola Proses Peer Review di OJS: Panduan Langkah Demi Langkah untuk Editor Jurnal
Panduan praktis untuk editor jurnal dalam mengelola proses peer review di OJS, mulai dari screening awal, pemilihan reviewer, pemantauan review, hingga pengambilan keputusan editorial.
Copyediting di OJS: Panduan Praktis agar Naskah Jurnal Siap Publikasi Lebih Cepat
Setelah melewati proses review yang panjang, naskah jurnal ilmiah akhirnya dinyatakan “accept with revisions” atau bahkan langsung diterima. Namun, sebelum naskah tersebut resmi terbit,…
Etika Publikasi Ilmiah: 5 Prinsip Dasar untuk Menjaga Kredibilitas Jurnal
Dalam dunia publikasi ilmiah, kredibilitas adalah segalanya. Sebuah jurnal yang terpercaya tidak hanya dinilai dari kualitas artikel yang diterbitkan, tetapi juga dari seberapa baik…
Mengenal ISSN: Panduan Lengkap Mendapatkan ISSN untuk Jurnal Ilmiah
Setiap jurnal ilmiah yang terbit secara berkala seharusnya memiliki nomor ISSN. Singkatan dari International Standard Serial Number, ISSN adalah identitas unik yang membedakan jurnal…
Creative Commons untuk Jurnal Ilmiah: Panduan Memilih Lisensi yang Tepat
Panduan praktis memilih lisensi Creative Commons yang tepat untuk jurnal ilmiah. Pelajari jenis lisensi CC, cara memasangnya di OJS, dan mengapa lisensi penting untuk akreditasi.
Peta Dokumen Website Jurnal: Cara Menata Panduan, Etika, Template, dan Arsip agar Lebih Siap Akreditasi
Panduan praktis menata peta dokumen website jurnal—mulai dari panduan penulis, etika publikasi, template, arsip, hingga jadwal penerbitan—agar pengelolaan jurnal lebih rapi dan siap menghadapi akreditasi.
Evaluasi Setelah Terbit: Kebiasaan Redaksi Jurnal untuk Memperbaiki Edisi Berikutnya
Evaluasi setelah terbit membantu redaksi jurnal melihat kendala proses editorial, memperbaiki SOP, dan menyiapkan edisi berikutnya dengan lebih tertib tanpa membuat pekerjaan menjadi rumit.
Orientasi Editor Baru Jurnal Ilmiah: SOP Ringkas agar Alur Redaksi Tidak Bergantung pada Satu Orang
Panduan praktis menyiapkan orientasi editor baru jurnal ilmiah agar alur kerja redaksi lebih rapi, konsisten, dan tidak bergantung pada satu orang.