Arsip

Kategori: Jurnal Ilmiah

Ilustrasi meja editor dengan tumpukan naskah, kaca pembesar, stempel, dan label kriteria penyaringan, menggambarkan proses penolakan awal naskah sebelum masuk tahap review.

Desk Reject: Menolak Naskah di Meja Editor dengan Adil dan Jelas

Penolakan naskah di meja editor (desk reject) bisa menjadi cara jurnal menjaga waktu reviewer dan mutu terbitan—asalkan kriterianya jelas, keputusannya adil, dan penyampaiannya tetap sopan.

Ilustrasi ikon database dengan panah pemulihan untuk panduan update OJS dengan aman

Update OJS dengan Aman: Backup dan Uji Coba Sebelum Upgrade

Update OJS dengan aman: cadangkan database dan berkas, uji di salinan, lalu jalankan pembaruan bertahap. Panduan praktis untuk pengelola jurnal kampus.

Ilustrasi meja kerja redaksi jurnal dengan halaman naskah, tabel, gambar, dan tanda izin pemakaian karya

Menggunakan Gambar dan Tabel dari Sumber Lain: Izin yang Sering Terlupakan Sebelum Naskah Terbit

Mencantumkan sumber dan memegang izin adalah dua hal berbeda. Panduan ringkas membaca lisensi, meminta izin pemakaian gambar atau tabel, dan kebiasaan redaksi agar naskah tidak tersandung setelah dinyatakan diterima.

Ilustrasi konsep review anonim di jurnal ilmiah: meja kerja dengan tumpukan naskah, kaca pembatas tembus pandang, dan kaca pembesar di atas halaman bertanda centang

Single-Blind atau Double-Blind? Memilih Model Review yang Tepat untuk Jurnal Ilmiah

Single-blind, double-blind, atau terbuka? Ini panduan non-teknis untuk memilih model review jurnal yang konsisten dijalankan redaksi dan adil bagi penulis.

Ilustrasi ikon profil peneliti dengan teks ORCID iD untuk peneliti

ORCID iD untuk Dosen: Cara Membuat dan Memanfaatkannya

ORCID iD membuat nama Anda tidak tertukar di dunia riset. Pelajari cara membuat, mengatur privasi, dan memanfaatkannya bagi dosen dan peneliti.

Ilustrasi meja editor jurnal: dokumen naskah, surat resmi bersegel, pena, dan tumpukan jurnal sebagai gambaran surat keterangan diterima (LoA)

Surat Keterangan Diterima (LoA) dari Jurnal: Kapan Layak Diberikan dan Apa yang Sebaiknya Tercantum

Surat keterangan diterima (LoA) sering diminta sebelum naskah benar-benar terbit. Panduan ringan untuk pengelola jurnal kampus: kapan LoA layak diterbitkan, apa isinya, dan bagaimana menjaganya agar tidak disalahgunakan.

Ilustrasi meja redaksi jurnal ilmiah dengan tumpukan edisi jurnal, jurnal terbuka, dokumen, dan tanda centang emas sebagai lambang pengawasan mutu edisi khusus

Edisi Khusus dan Editor Tamu: Peluang Berharga yang Perlu Rambu Jelas

Edisi khusus bisa menambah jumlah artikel dan memperluas jejaring jurnal, tetapi tanpa rambu yang jelas ia juga membuka celah turunnya mutu. Ini poin yang perlu disiapkan redaksi sebelum membuka edisi khusus.

Ilustrasi dua pengelola jurnal saling menyerahkan tongkat estafet di atas meja kerja berisi jurnal terbuka dan tumpukan naskah, menggambarkan regenerasi pengelola jurnal

Regenerasi Pengelola Jurnal: Menjaga Mutu Ketika Pengurus Berganti

Pergantian pengurus jurnal kerap membuat layanan redaksi terasa berubah mendadak: naskah menumpuk, penulis lama menunggu kabar, dan reviewer hilang kontak. Artikel ini membahas apa saja yang perlu diwariskan agar mutu jurnal tetap terjaga dari satu kepengurusan ke kepengurusan berikutnya.

Ilustrasi meja editor jurnal ilmiah dengan naskah, laptop yang menampilkan jaringan simpul AI, tumpukan jurnal, dan secangkir kopi

Editor dan Reviewer Menggunakan AI: Manfaat, Batas Etis, dan Kebijakan yang Perlu Disiapkan Jurnal

AI makin sering dipakai editor dan reviewer jurnal. Artikel ini mengulas manfaat yang wajar, batas etis yang tidak boleh dilewati, serta kebijakan sederhana yang perlu disiapkan agar proses review tetap adil dan tepercaya.

Ilustrasi alur perjalanan naskah jurnal ilmiah: submit, pemeriksaan, review, revisi, hingga terbit

Perjalanan Naskah di Jurnal Ilmiah: Apa yang Terjadi Setelah Anda Klik Submit

Apa yang terjadi pada naskah Anda setelah tombol submit ditekan? Memahami alur kerja redaksi jurnal membantu penulis menetapkan ekspektasi, berkomunikasi lebih baik, dan menyiapkan diri di setiap tahap.

Ilustrasi editor jurnal dengan tumpukan jurnal akademik dan daftar periksa di atas meja kerja, menggambarkan ekosistem publikasi ilmiah di kampus

Membangun Ekosistem Publikasi Ilmiah di Kampus: Jurnal Lebih dari Sekadar Tempat Terbit

Bagi sebagian orang, jurnal ilmiah kampus hanyalah tempat menaruh naskah: penulis mengirim artikel, editor memproses, lalu artikel terbit. Padahal jurnal yang dikelola dengan baik…

Ilustrasi timbangan keadilan di atas meja kerja dengan tumpukan naskah ilmiah dan laptop, menggambarkan pengelolaan konflik kepentingan dalam publikasi ilmiah

Konflik Kepentingan dalam Publikasi Ilmiah: Kejujuran Kecil yang Menjaga Kredibilitas Jurnal

Apa itu konflik kepentingan dalam publikasi ilmiah, bentuk-bentuknya, dan bagaimana penulis, editor, serta reviewer mengelolanya dengan jujur agar kredibilitas jurnal terjaga.