Kategori: Jurnal Ilmiah
Regenerasi Pengelola Jurnal: Menjaga Mutu Ketika Pengurus Berganti
Pergantian pengurus jurnal kerap membuat layanan redaksi terasa berubah mendadak: naskah menumpuk, penulis lama menunggu kabar, dan reviewer hilang kontak. Artikel ini membahas apa saja yang perlu diwariskan agar mutu jurnal tetap terjaga dari satu kepengurusan ke kepengurusan berikutnya.
Editor dan Reviewer Menggunakan AI: Manfaat, Batas Etis, dan Kebijakan yang Perlu Disiapkan Jurnal
AI makin sering dipakai editor dan reviewer jurnal. Artikel ini mengulas manfaat yang wajar, batas etis yang tidak boleh dilewati, serta kebijakan sederhana yang perlu disiapkan agar proses review tetap adil dan tepercaya.
Perjalanan Naskah di Jurnal Ilmiah: Apa yang Terjadi Setelah Anda Klik Submit
Apa yang terjadi pada naskah Anda setelah tombol submit ditekan? Memahami alur kerja redaksi jurnal membantu penulis menetapkan ekspektasi, berkomunikasi lebih baik, dan menyiapkan diri di setiap tahap.
Membangun Ekosistem Publikasi Ilmiah di Kampus: Jurnal Lebih dari Sekadar Tempat Terbit
Bagi sebagian orang, jurnal ilmiah kampus hanyalah tempat menaruh naskah: penulis mengirim artikel, editor memproses, lalu artikel terbit. Padahal jurnal yang dikelola dengan baik…
Konflik Kepentingan dalam Publikasi Ilmiah: Kejujuran Kecil yang Menjaga Kredibilitas Jurnal
Apa itu konflik kepentingan dalam publikasi ilmiah, bentuk-bentuknya, dan bagaimana penulis, editor, serta reviewer mengelolanya dengan jujur agar kredibilitas jurnal terjaga.
Memilih Jurnal Sejak Awal: Cara Menentukan Target yang Paling Masuk Akal untuk Satu Naskah
Memilih jurnal sejak awal membantu penulis menghindari target yang salah, mempercepat proses review, dan mencegah dorongan untuk mengirim naskah ke banyak jurnal sekaligus.
Menentukan Penulis Artikel Ilmiah: Siapa yang Layak Tercantum dan Mengapa Ini Penting
Siapa yang layak menjadi penulis artikel jurnal? Penentuan penulis yang adil dan transparan menjaga kredibilitas riset, mencegah konflik, dan menghargai kontribusi nyata setiap anggota tim.
Surat Pengantar Manuskrip: Komunikasi Profesional Anda dengan Redaksi Jurnal
Setelah sebuah naskah selesai ditulis, perhatian penulis biasanya tertuju pada abstrak, metode, dan hasil penelitian. Surat pengantar atau cover letter justru sering dianggap sekadar…
Menanggapi Komentar Reviewer: Menyusun Respons yang Santun dan Meyakinkan
Menerima review dari penilai jurnal memang bisa terasa menegangkan. Setelah menunggu cukup lama, komentarnya panjang, ada yang terasa tajam, dan sebagian tampak membingungkan. Padahal…
Setelah Naskah Dikirim: Memahami Alur Review di Jurnal Ilmiah
Naskah sudah dikirim ke jurnal, lalu apa? Pahami alur review dari pemeriksaan meja redaksi, penelaahan mitra bestari, revisi, hingga keputusan akhir agar proses publikasi terasa lebih tenang dan terkendali.
Berapa Lama Penulis Harus Menunggu? Menetapkan Target Waktu Editorial yang Realistis
Kepastian waktu proses naskah adalah bagian dari mutu layanan jurnal. Ketahui cara menetapkan target waktu editorial yang realistis agar penulis tetap percaya dan redaksi tidak kewalahan.
Sebelum Mengirim Naskah ke Jurnal: Kesalahan Umum yang Sering Membuat Artikel Dikembalikan
Banyak naskah dikembalikan editor bukan karena kualitas risetnya, tetapi karena kesalahan kecil yang sebenarnya bisa dicek sebelum dikirim. Ini kebiasaan yang perlu diperiksa penulis sebelum mengirim artikel ke jurnal ilmiah.